Dari Abu Hurairah, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ
وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
“Semangatlah dalam hal yang
bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah
semangat).” (HR. Muslim no. 2664).
Semangat adalah hal yang
harus ada pada setiap individu setelah niat. Semangat merupakan sesuatu yang
menentukan bagaimana suatu kegiatan dapat berjalan. Apakah ia akan berhasil,
apakah hanya sebatas terlalui, atau tidak pernah terlalui sama sekali karena
tidak adanya semangat di dalamnya.
Adalah saya, salah seorang
yang beruntung dari sekian puluh orang yang ada untuk dapat menorehkan
perjuangan di sini, di SD Unggulan Aisyiyah Pandak yang tentunya dengan
semangat yang harus selalu terjaga sampai nanti. Ya, sampai nanti SD ini
menjadi sekolah seperti yang kami cita-citakan selama ini, yaitu menjadi sekolah
yang dipercaya masyarakat untuk mendidik putra putrinya menjadi generasi
religius berprestasi.
Sedikit perkiraan memang
saya akan ditempatkan di SD Unggulan Aisyiyah Pandak ini. Memulai semuanya dari
awal, berikhtiar menjalankan program demi program sosialisasi yang telah
direncakan, dan berusaha dengan keras agar mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Namun kembali lagi saya adalah salah seorang yang beruntung di antara puluhan
orang yang ada. Saya beruntung, ditempatkan di SD Unggulan Aisyiyah Pandak dan dibersamakan
dengan orang-orang hebat, orang-orang yang dengan kasih dan cintanya saling
mengingatkan dan menguatkan agar semangat itu tetap selalu ada dalam
masing-masing diri kami. Semangat untuk
terus melanjutkan perjuangan kami, memberikan yang terbaik dari apa yang kami
miliki, demi tercapainya tujuan kami, menjadi kepercayaan masyarakat untuk
dapat mendidik putra putrinya menjadi generasi religius berprestasi.
Semoga Allah selalu menjaga
masing-masing dari kami, mengizinkan kami untuk dapat saling menguatkan, mempertahankan serta meningkatkan semangat
yang kami miliki, dan semoga Allah ridho’i perjuangan kami dari kini hingga
nanti. Aamiin YRA.
*Rimadiani Khoirunnisa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar