Kamis, 29 Agustus 2019
Jumat, 16 Agustus 2019
Senin, 08 Juli 2019
Download Murottal Al-Qur'an Juz 30
Alhamdulillah, untuk membantu mencapai target hafalan Al-Qur'an siswa SD Unggulan Aisyiyah Pandak ayah bunda bisa mendowload dan memperdengarkan bacaan Al-Qur'an juz 30 ini pada ananda sesering mungkin. Semoga bermanfaat.
Murottal Al Qur'an Juz 30
Senin, 20 Mei 2019
Tanamkan Keyakinan Agama yang Kuat Pada Anak Kita
Mengajarkan anak-anak tentang militansi beragama adalah
penting dan harus. Karena keyakinan kita, islam lah satu-satunya agama yang benar dan diridloi
Allah SWT. Keyakinan ini harus terhujam kuat hingga tidak mudah goyah dan semoga
tidak goyah hingga akhir hayat.
Bahwa kemudian kita juga perlu ajarkan tentang toleransi
dan saling menghormati adalah penting dan harus juga. Karena kita hidup dilingkungan
yang komplek serta berbhineka.
Ikhtiar menjadikan anak-anak memegang teguh keimanan islam
adl ikhtiar mulia, dan kewajiban bagi setiap orang tua. Tidak ada sangkut
pautnya dengan radikalis apalagi teroris. Justru yang kita khawatirkan adalah
anak-anak kita terbawa arus paham sekuler dan islamphobia. Menganggap semua agama
benar, dan membenci umat islam yang sebenarnya taat tapi dipandang radikal.
Jangan berprasangka pada para ulama kita. Jangan memandang
sinis ikhtiar mulia mendidik generasi qur'ani.
Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin. Semakin
seseorang beriman dan bertaqwa, insyaallah semakin baik sikapnya pada sesama.
Kehidupan yang toleran, saling menghormati dan menghargai,
insyaallah tidak akan luntur bahkan semakin kuat dengan hadirnya anak-anak kita yang
memegang teguh nilai agama.
*Triyanto
SD Unggulan 'Aisyiyah Pandak
Terlepas dari panasnya hiruk-pikuk problematika bangsa
saat ini, tidak bisa dipungkiri kita sedang dihadapkan pada tantangan besar
revolusi industri 4.0 yang menuntut kita untuk bisa bertahan dengan derasnya
kemajuan zaman. Banyak sekali PR yg harus diselesaikan, tidak terkecuali dalam
bidang pendidikan.
Kenapa pendidikan? Pendidikan mempunyai peran dominan
dalam menciptakan para pionir garis depan yang menjadi ujung tombak persaingan
dunia global. Lantas, bagaimana cara mewujudkannya? Salah satunya adalah dengan
membangun sekolah2 yang mampu menciptakan insan2 yang tidak hanya
berintelegensi unggul tetapi juga beriman kuat kepada Sang Pencipta, Allah SWT.
Seperti pepatah, apalah gunanya ilmu tanpa dilandasi dengan iman.
Berbicara mengenai sekolah, banyak sekali sekolah yang
sudah maju dan mempunyai kualitas unggul. SD Unggulan 'Aisyiyah Pandak adalah
sekolah dasar unggul yang akan bersaing dg sekolah-sekolah tersebut, bahkan
Insya Allah akan menjadi sekolah favorit dan juga teladan sekolah-sekolah
lainnya. Memang, masih terlalu dini untuk mengatakan hal tersebut karena SDUA
Pandak baru akan berlayar pada bulan juli 2019 mendatang. Akan tetapi,
setidaknya semangat dan tekad kuat yang ada pada diri nahkoda dan para pelayar
kapal SDUA Pandak inilah yang bisa mewujudkan
harapan tersebut.
SDUA Pandak adalah "Sekolah Religius
Berprestasi", sekolah yang mempunyai visi " Terbentuknya Pribadi
Muslim yang Unggul, Berakhlak Mulia, dan Berwawasan Global". Walaupun
belum beroperasi, tetapi banyak sekali ikhtiar-ikhtiar dan program-program yang
sudah dapat mencerminkan dan membuktikan visi tersebut. Mulai dari kegiatan
rutin setiap pagi sholat dhuha dan tadarus bersama. Tidak hanya itu, terdapat
juga kultum yang dilakukan oleh calon2 guru yang secara langsung dapat memberikan
ilmu dan suntikan semangat untuk terus memperjuangkan visi tersebut.
Di samping itu, banyak juga program-program yang sudah
dilakukan. Seperti mengadakan lomba mewarnai yang dihadiri oleh Pimpinan
Aisyiyah Daerah Bantul. Lomba mewarnai ini bisa dikatakan sangat sukses karena
peserta lomba mencapai hampir 100 peserta, sebuah ukuran angka yang luar biasa.
Selain itu juga mengadakan kunjungan study ke sekolah favorit seperti SD Muh
Sapen. Mengadakan les calistung bagi anak-anak TK secara gratis dan masih
banyak lainnya.
Berbagai ikhtiar dan program tersebut kita padukan dengan
semangat dan tekad yang kuat sehingga kita dapat berjuang sampai saat ini.
Semoga SDUA Pandak dapat berdiri kokoh menjadi sekolah unggulan yang mampu
mencetuskan insan-insan berakhlak mulia dan juga berwawasan global. Dan pada
akhirnya SDUA Pandak dapat berkontribusi dalam memajukan pendidikan di negeri
ini, Indonesia. Aamiin Allahumma aamiin. Allahu Akbar 💪🏻
*Frida Endrawanto
Berkumpul dengan orang shalih/shalihah
Obat hati ada lima
perkaranya
Yang pertama baca Qur’an dan
maknanya
Yang kedua shalat malam
dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah
dengan orang shaleh
Yang keempat perbanyaklah
berpuasa
Yang kelima dzikir malam
perpanjanglah
Kutipan bait di atas merupakan kutipan dari lagu tombo
ati yang dipopulerkan oleh Opick. Yang
akan saya tekankan di sini terdapat pada poin yang ketiga yaitu Berkumpullah
dengan orang Shaleh.
Merupakan sebuah cita-cita bahwa diri ini termasuk dalam
golongan orang-orang yang shaleh tersebut. Meskipun saya belum benar-benar
menjadi orang yang shalih/shalihah tapi paling tidak saya dipertemukan dengan
orang-orang shalih/shalihah yang nantinya bisa mewarnai hari-hari saya. Hal ini
yang saya harapkan di SD Unggulan ‘Aisyiyah Pandak dan kami terus berproses
untuk menjadi lebih baik.
Kami berenam mengawali hari-hari kami dengan aktifitas
yang tidak sekedar berpangku tangan tapi juga memaksakan diri untuk memautkan
hati dengan Sang Khalik. Bukan karena kita masih sepi dari aktifitas, namun
karena kami ingin hari-hari kami dimulai dengan hal-hal yang baik supaya akan
terus baik kedepannya. Saya mengutip salah satu status Whatsap bu Rima yaitu
“Mengawali hari dengan kebaikan, maka akan menghasilkan kebaikan”
Berbagai ihktiar kami lakukan untuk mengetuk hati para
orang tua supaya putra dan putrinya bisa bergabung di SD Unggulan ‘Aisyiyah
Pandak, salah satunya dengan mengadakan lomba mewarnai, Les Calistung,
pembuatan LKS secara online dan masih banyak ikhtiar-ikhtiar lainnya. Tentunya
ini tidak lepas dari ide-ide brilian seorang pemimpin kami yaitu Ustad Triyanto
A. Fillah,...eh maksud saya Pak Triyanto, Sp.d.
Betapa saya diuntungkan dalam pertemuan ini, yaitu
bertemu dengan orang-orang shalih/shalihah yang mau berjuang mencerdaskan
generasi bangsa. Merasa menjadi beban bagi saya ketika saya tidak punya ilmu
yang memadai sebagai guru al-Islam, karena secara tidak langsung saya dipandang
menjadi manusia yang paling tau tentang agama. Padahal saya masih jauh dari
teman-teman, namun saya tidak pantang menyerah untuk selalu mencari ilmu.
Naah...salah satu aktifitas mencari ilmu itu dengan
adanya kultum bagi setiap kami berenam. Yang awalnya mencari tema sendiri,
namun selanjutnya kami dianjurkan menggunakan buku “The Nine Golden Habits”
oleh Pak Tri. Kaget sich,,pasti ini pakai bahasa Inggris karena judulnya aja
saya nda tau artinya (pura-pura nda tau hehe). Dan WoW..benar-benar isi buku
ini sangat menakjubkan, dimana Pak Tri punya harapan besar paling tidak kita
bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sesempurna yang
berada di dalam buku tersebut.
Inilah awal dari proses kami menjadi pribadi yang lebih
baik lagi. Manusia itu laksana burung yang memiliki naluri untuk berkumpul,
jika ingin menjadi baik maka kita juga harus berkumpul dengan orang-orang yang
baik pula. Allah SWT telah berfirman dalam QS. at-taubah ayat 119:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَكُونُواْ
مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ ١١٩
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah,
dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”
Berteman dengan orang-orang yang shalih/shalihah
sejatinya ada banyak sekali manfaatnya, paling tidak kita bisa terhindar dari
hal-hal yang tidak baik. Alhamdulillah di SD Unggulan ‘Aisyiyah Pandak, kami
selalu berusaha selalu menjadi baik dan saya berharap akan berlaku sampai
nantinya SD Unggulan ‘Aisyiyah Pandak menjadi besar.
Salah satu lagi yang seru di SD Unggulan ‘Aisyiyah Pandak
adalah kami dianjurkan untuk menulis setiap kegiatan kami. Hal ini membuat daya
kreatifitas kami diuji, karena tidak semuanya bisa menuangkan dalam bentuk
tulisan termasuk saya. Dan sekali lagi, saya khususnya berusaha untuk menulis
meskipun tidak sebaik dan seindah bahasa teman-teman. Dari pertemanan inilah
insya allah akan menularkan kebaikan-kebaikan bagi tiap diri kami, dari yang
awalnya belum bisa menjadi bisa, yang awalnya minder menjadi lebih percaya
diri.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Musa al-Asy’ari
Radhiyallahu ‘anhu Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Permisalan teman yang baik dengan teman yang buruk
adalah ibarat penjual minyak kasturi dan pandai besi. Si penjual minyak kasturi
bisa jadi akan memberimu minyaknya tersebut atau engkau bisa membeli darinya,
dan kalaupun tidak, maka minimal engkau akan tetap mendapatkan aroma harum
darinya. Sedangkan si pandai besi, maka
bisa jadi (percikan apinya) akan membakar pakaianmu, kalaupun tidak maka engkau
akan tetap mendapatkan bau (asap) yang tidak enak.”(HR. Bukhari no. 5534,
Muslim no. 2628)
Berdasarkan hadits tersebut betapa lebih banyak faedahnya
jika berteman dengan orang-orang baik atau shalih/shalihah dibandingkan
berteman dengan teman yang tidak baik. So, tidak rugi juga saya berada di SD
Unggulan ‘Aisyiyah Pandak karena mereka seperti penjual minyak wangi yang siap
menebarkan aromanya kepada saya yang belum shalihah ini.
Sepertinya ini dulu yang bisa saya tulis. Masih jauh dari
baik, namun ini adalah tulisan pertama saya yang cukup panjang. Semoga akan
lahir tulisan-tulisan yang lebih baik lagi dari ini, jadi mohon bimbingannya
selalu yaa teman-teman shalih dan shalihahku Pak Tri, Pak Frida, Bu Rima, Bu
Mentari dan Bu Anik.
Bambanglipuro, 7 Ramadhan 1440 H
*Rahmah el Arif
Jangan Hidup Sekedar Hidup, Jadilah Bermanfaat
Setiap orang memiliki pilihan dalam hidupnya. Entah akan
menjadi apa dan seperti apa semua ada ditangan kita. Banyak orang memilih
mengikuti arus kehidupan tanpa pernah berpikir untuk melakukan hal yg dapat
mengubah hidupnya. Padahal jika dia memilih jalan hidup yg tepat bisa saja dia
akan menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun orang2 disekitarnya.
Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya
akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman:
إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ
“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat
baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)
Dalam setiap kehidupan selalu ada kesempatan yang Allah
SWT berikan, yang perlu kita lakukan adalah memanfaatkan kesempatan itu
sebaik-baiknya. Hidup yang hanya sekali ini haruslah kita manfaatkan untuk
melakukan hal2 yang baik, tentu saja hal baik tersebut harus memberikan
manfaat, baik bagi diri kita sendiri maupun orang2 disekitar kita.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi
manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh
al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
Menjadi bermanfaat dapat dilakukan dengan berbagai cara,
baik yang sederhana maupun yang memerlukan usaha lebih. Kita juga dapat
menggunakan apa yg kita miliki, misalnya jika kita mempunyai keahlian tertentu
kita bisa menularkan ilmu yang kita miliki kepada orang lain sehingga orang tersebut
dapat menerapkannya dan menjadi lebih maju, contoh lainnya jika kita memikili
harta yg berlebih kita bisa menyumbangkannya untuk orang lain yang lebih
membutuhkan. Dan tentu masih banyak lagi cara kita untuk menjadi bermanfaat.
Jadi jangan selalu melihat dari apa yg kita dapatkan tetapi coba renungkan
sudah seberapa bermanfaatkah kita untuk orang lain.
*Anik Oktavianingsih
Langganan:
Postingan (Atom)
Pemenang Lomba TK “Kompetisi Ceria Anak Muslim” SDUA Pandak
Kompetisi ceria anak muslim (KOCAM) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh SD Unggulan Aisyiyah Pandak terlaksana dengan lancar pada Ahad...
-
PANDUAN Kompetisi Ceria Anak Muslim (KOCAM) TAHUN 2020 Kompetisi Ceria Anak Muslim (KOCAM) adalah lomba keagamaan untuk anak usia...
-
Kompetisi ceria anak muslim (KOCAM) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh SD Unggulan Aisyiyah Pandak terlaksana dengan lancar pada Ahad...











